biaya umrah 2020

Biaya Umrah 2020 Dipastikan Naik, Berikut Penjelasannya!

Arab Saudi kembali membuka kesempatan umrah kepada jamaah di seluruh dunia setelah beberapa bulan ditutup karena pandemi covid-19. Umrah saat pandemi kembali dibuka sejak 1 November 2020 untuk para jamaah dari luar negeri, salah satunya Indonesia. Namun harus memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu juga perlu persiapan biaya umrah 2020.

Faried Ismundandar selaku Co-Founder dan CEO Pergiumroh menjelaskan jika ada pedoman pelaksanaan umrah pada masa pandemi menurut Keputusah Menteri Agama Nomor 719 Tahun 2020. Dimana poin yang penting untuk pergi umrah pada masa pandemi adalah kenaikan harga yang tidak dapat dihindarkan.

Biaya Tambahan Untuk Tes PCR

Faried menjelaskan jika sebelum berangkat ke Tanah Suci, para jamaah wajib untuk melakukan tes PCR atau polymerase chain reaction ataupun tes swab dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan. Setelah sampai di Arab Saudi, para jamaah umrah juga harus melakukan tes PCR lagi dari Kementerian Kesehatan.

Jika hasilnya negatif, tentunya dapat melakukan ibadah umrah. Namun jika hasilnya nanti reaktif, tentu saja para jamaah harus melakukan karantina di hotel kemudian tiga hari kemudian melakukan tes PCR kembali.

Ketika kepulangan ke Tanah Air, memiliki kemungkinan akan dilakukan tes swab lagi. Untuk biaya tes PCR ini terdapat dalam paket, namun jika hasilnya reaktif tentu saja aka nada biaya tambahan lain yang harus ditanggung jamaah.

Biaya Umrah 2020 Untuk Hotel

Karena adanya aturan protokol kesehatan serta kebijakan physical distancing, dalam satu kamar hotel hanya dapat diisi oleh dua orang jamaah saja. Sehingga membuat biaya paket umrah yang paling rendah menjadi lebih mahal jika dibandingkan dengan harga normal pada saat memilih satu kamar untuk 4 orang.

Selain itu, untuk hotel yang membuka dan menerima jamaah dari luar negeri sementara ini hanya hotel bintang 4 dan bintang 5. Hal tersebut tentu saja akan membuat biaya paket umrah menjadi jauh lebih mahal dibandingkan harga normal pada hotel bintang 3.

Biaya Untuk Durasi Perjalanan

Umrah dalam masa pandemi seperti saat ini paling sedikit menjadi 10 hari. Hal tersebut karena kewajiban untuk melakukan karantina pada saat kedatangan di Arab Saudi. Oleh karena itu, dengan durasi yang lebih panjang tentu saja untuk biaya akomodasi hotel dan juga makan akan semakin bertambah.

Biaya Umrah 2020 Untuk Dam atau Denda

Terdapat kemungkinan jika para jamaah sudah sampai di Arab Saudi serta langsung mengambil miqat, namun tidak dapat langsung umrah karena harus menjalani karantina terlebih dulu. Padahal secara umum setelah pengambilan miqat para jamaah tidak diperbolehkan membuka kain ihram dan juga melakukan larangan lainnya.

Jadi, selama karantina, terdapat kemungkinan besar para jamaah membuka ihram ataupun melakukan larangan lain. Dengan demikian harus membayarkan denda atau dam.

Demikian beberapa informasi mengenai biaya – biaya tambahan umrah yang perlu dipersiapkan. Bahkan beberapa tambahan tersebut juga mungkin akan terdapat biaya tambahan lain yang tidak diperhitungkan. Jadi, jika ingin melaksanakan umrah di masa pandemi ini, sebaiknya memperhitungkan biayanya terlebih dulu dan mempersiapkan segala sesuatunya.

Informasi yang tidak kalah penting adalah selama karantina para jamaah tidak diperbolehkan keluar kamar. Dimana hanya keluar kamar untuk mengambil makanan saja, itupun hanya di depan kamar. Selain itu untuk ibadah umrah hanya dilakukan satu kali saja untuk menjaga penyebaran virus covid-19.

Jadi, yang terpenting adalah persiapkan biaya dan yang lainnya karena biaya umrah 2020 dipastikan naik.

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124