tempat mengambil miqot

Tempat Mengambil Miqot Masjid Aisyah, Paling Dekat Dengan Mekkah

Mulai tanggal 1 November 2020 lalu, jamaah umrah dari Indonesia sudah diperbolehkan untuk berangkat ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah. Meskipun demikian, tetap harus mengikuti prosedur yang ketat seperti melakukan tes swab atau PCR sebelum berangkat dan setelah sampai di Jeddah. Begitupun dengan tempat mengambil miqot.

Dimana untuk pengambilan miqot sendiri tidak dapat dilakukan secara asal. Setiap jamaah harus memperhatikan tempat – tempat yang disunnahkan untuk mengambil miqot. Jika salah atau melanggarnya tentu saja akan dikenakan denda.

Para jamaah umrah pada tahap pertama sebagian sudah ada yang berniat atau mengambil miqot saat di pesawat ketika melintasi yalamlam.

Tetapi, mereka tidak dapat langsung melakukan ibadah umrah karena adanya peraturan protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Dimana para jamaah dikarantina 3 hari di kamar hotel dan tidak boleh keluar.

Ada juga beberapa jamaah yang belum mengamboil miqot atau belum berniat umrah karena khawatir dan takut jika dalam 3 hari tidak dapat menjaga larangan ihram yang memang cukup berat dan takut harus membayar denda.

Jadi mereka lebih memilih untuk belum berniat. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk berniat di tempat yang sudah disunnahkan serta tempat terdekat dari Mekkah, salah satunya adalah di Masjid Aisyah, kemudian juga Masjid Bir Ali untuk daerah Madinah dan tempat lain yang disunnahkan.

Tentang Tempat Mengambil Miqat di Masjid Aisya

Mengapa disebut dengan Masjid Aisyah? Hal tersebut karena posisi dari tempat ini yang pertama kali mengambil miqot adalah Sayidah Aisyah. Dulu karena pada saat itu beliau belum melakukan umrah, kemudian beliau meminta Rasulullah untuk melaksanakan umrah.

Sehingga Rasulullah menyampaikan kepada saudaranya yang bernama Abdullah untuk menemani Sayidah Aisyah berumrah dengan mengambil miqot di daerah Tan’im. Dimana sudah diberi nama menjadi Masjid Aisyah.

Lokasinya sendiri tidak begitu jauh dari Mekkah. Jadi dalam pengambilan miqot sendiri sebenarnya adalah keluar dari Tanah Haram. Karena di Kota Suci Mekkah atau Tanah Haram sendiri terdapat batas – atas tertentu. Sedangkan jika mengambil miqot dari Madinah, para jamaah bisa mengambil niat di Masjid Bir Ali.

Beribadah Sholat di Tempat Mengambil Miqat Masjid Aisya

Informasi dari pemilik akun Youtube Muhammad Sofi AW ini menjelaskan jika beribadah sholat di Masjid Aisya dan beberapa tempat lain di Tanah Haram akan mendapatkan pahala 100ribu kali lipat. Jadi dapat dibayangkan jika 1 kali beribadah di sana sudah mendapatkan pahala sebesar itu, bagaimana jika setiap hari dapat menjalankan ibadah di sana.

Jadi pada intinya adalah dalam menjalankan ibadah umrah perlu adanya pengambilan miqot yang dilakukan di beberapa tempat, salah satunya di Masjid Aisyah itu sendiri. Dimana tempat tersebut merupakan tempat pengambilan miqot terdekat dari Mekkah. Yang tentunya akan memudahkan para jamaah.

Meskipun kesempatan untuk beribadah umrah sudah dibuka kembali untuk para jamaah Indonesia dan yang lainnya, tetap perhatikan dan patuhi semua aturan yang sudah diberlakukan. Terlebih lagi tentang aturan protokol kesehatan. Pastikan untuk tidak mengabaikannya.

Selain itu, dalam pengambilan miqot jangan sampai salah tempat karena untuk perbedaan antara Tanah Haram dan Tanah Halal begitu tipis. Jika ingin lebih aman dan pasti, Anda bisa mengambil miqot di tempat mengambil miqot Masjid Aisyah. Jadi pelaksanaan umrah akan menjadi lebih aman dan tidak khawatir akan melanggar ihram.

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124