hari pertama umrah

Hari Pertama Umrah, Suasana Ka’bah Dengan Jamaah dari Dalam dan Luar Arab Saudi

Seperti yang kita tahu, jika hampir satu tahun ini wabah virus covid-19 menyerang dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi atau Mekkah. Hal itu membuat kegiatan umrah dan haji ditutup sementara. Namun tanggal 1 November 2020 umrah dibuka kembali. Sehingga banyak yang mengabarkan tentang hari pertama umrah, termasuk pemilik akun Youtube Mas Awiee.

Berdasarkan video yang diunggah, situasi dan kondisi di depan Ka’bah cukup sepi dan tidak seramai saat kondisi normal tanpa adanya wabah virus covid-19.

Meskipun demikian, bertepatan pada tanggal 1 November 2020 ini, tidak hanya orang – orang yang tinggal di Arab Saudi saja yang melakukan ibadah umrah. Namun juga Jamaah yang berasal dari berbagai penjuru dunia juga melaksanakannya.

Yang perlu diketahui adalah pelaksanaan ibadah umrah di hari pertama tersebut dilakukan pada tahap ketiga. Sehingga bisa dibilang sebelumnya pelaksanaan umrah sudah dibuka. Meskipun sudah dibuka untuk umum, tetapi tetap diberlakukan ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para Jamaah.

Ketentuan Hari Pertama Umrah Tahap Ketiga

Ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh para Jamaah umrah yang datang untuk beribadah. Adapun beberapa di antaranya adalah adanya pembatasan umur, dimana mulai dari usia 18 sampai 50 tahun.

Kemudian tetap harus memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat melaksanakan serangkaian ibadah umrah. Selain itu juga dalam 1 kamar hotel hanya diisi dengan 2 orang saja. Bahkan jika biasanya makan dari para Jamaah umrah ini secara prasmanan, namun untuk saat ini tidak diperbolehkan secara prasmanan.

Ketika melakukan tawaf juga diberikan jarak tertentu, sehingga tidak diperbolehkan untuk berkerumun seperti umrah pada umumnya ketika kondisi normal. Para petugas yang ada di Mekkah juga cukup banyak, dimana bertugas untuk mengatur para Jamaah agar tetap mejaga jarak.

Ketika para Jamaah yang sudah selesai melakukan tawaf, kemudian mereka duduk di bagian lain sembari menunggu shalat dzuhur. Saat menunggupun diberlakukan protokol kesehatan secara ketat, dimana tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

Jamaah Indonesia Mendapatkan Kesempatan

Menurut kabar yang disampaikan pemilik akun Youtube Mas Awiee ini, jamaah Indonesia memiliki kesempatan untuk datang ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umrah. Dalam tahap ketiga ini, setiap harinya ada 20ribu Jamaah umrah. Dimana dibagi menjadi dua, yaitu 10ribu dari dalam Arab Saudi dan 10ribu dari luar Arab Saudi.

Yang perlu diperhatikan adalah hindari kontak fisik untuk menghindari penyebaran virus covid-19. Untuk menjalankan ibadah umrah kali ini sendiri masih menggunakan sebuah aplikasi yang bertujuan untuk mengatur jadwal umrah saat itu.

Jadi pada intinya adalah kegiatan ibadah umrah sudah mulai dibuka untuk umum, baik itu dari dalam Arab Saudi atau luar Arab Saudi, termasuk Indonesia. Meskipun sudah dibuka untuk umum, sebelum melakukan ibadah umrah tentu saja harus tes swab dan PCR terlebih dulu. Untuk mereka yang positif covid-19 tentu saja tidak diberangkatkan.

Bahkan untuk Jamaah yang mungkin terindikasi positif covid-19 di Arab Saudi sana, Jamaah tersebut diminta untuk tetap tinggal di kamar hotel dan tidak diperbolehkan keluar kamar untuk karantina.

Jadi meskipun melaksanakan kegiatan ibadah umrah tetap harus memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, tidak berkerumun, sering cuci tangan dan menjaga jarak.

Dengan memperhatikan protokol kesehatan tersebut, nantinya para Jamaah juga akan lebih aman dan tenang ketika menjalankan hari pertama umrah di tengah pandemi seperti ini.

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124