haji dan umrah

Haji dan Umrah Tidak Sama, Ketahui Perbedaannya!

Haji dan umrah adalah ibadah di dalam agama Isam, dimana untuk menjalankannya sama – sama di Tanah Suci. Namun tidak dapat dipungkiri jika masih ada beberapa orang yang masih kesulitan untuk membedakan haji serta umrah. Padahal haji serta umrah ini sendiri memiliki perbedaan mendasar. Dan sebagai umat Islam tentu saja harus tahu apa perbedaannya.

Karena untuk dapat menjalankan ibadah haji dan juga umrah harus di Tanah Suci, ibadah ini tentu saja berbeda dengan ibadah wajib yang lainnya seperti puasa, sholat dan juga zakat. Dimana haji serta umrah ini lebih dianjurkan untuk mereka yang mampu secara fisik ataupun materi. Dan ibadah ini menjadi ibadah wajib bagi yang mampu.

Lalu, apa saja perbedaan dari haji dan juga umrah? Berikut ini adalah beberapa penjelasan yang dapat dipahami:

Perbedaan Haji dan Umrah Dari Segi Hukum

Salah satu perbedaan di antara haji dan juga umrah ada pada hukumnya. Haji adalah rukun Islam yang kelima dan hal tersebut berarti menjadi ibadah yang wajib untuk dilakukan, namun wajib untuk mereka yang mampu. Hukum dari melaksanakan ibadah haji itu sendiri juga sudah terkandung dalam firman Allah SWT.

Menurut firman Allah SWT, haji ini wajib dilakukan untuk mereka yang mampu, baik secara fisik ataupu materi. Selain itu juga akan menjadi dosa jika mereka yang mampu menghindarinya.
Namun, untuk ibadah umrah ini memang masih menjadi perdebatan, dimana ada beberapa pendapat yang menyebutkan jika umrah akan menjadi penyempurna dari haji itu sendiri.

Perbedaan Haji dan Umrah Dari Segi Waktu Pelaksanaan

Kemudian perbedaan antara keduanya juga terlihat jelas pada waktu pelaksanaannya. Dimana ibadah haji hanya dapat dijalankan pada waktu tertentu dan satu tahun sekali. Lebih tepatnya hanya dapat dilaksanakan di awal bulan Syawal hingga Hari Raya Idul Adha pada bulan Dzulhijjah.

Sedangkan untuk ibadah umrah dapat dijalankan kapanpun tanpa ada waktu khusus, kecuali di hari Arafah 10 Zuhijah dan juga hari – hari tasyrik di tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah.

Perbedaan Haji dan Umrah Dari Segi Rukun atau Tata Pelaksanaan

Ibadah haji dan juga umrah memiliki beberapa rukun yang wajb dilakukan. Tanpa menjalankan beberapa rukun haji dan umrah tentu saja iadah tidak sah dan tidak diterima. Untuk rukun haji sendiri adalah niat ihram, wuquf di Arafah, kemudian tawaf, sa’i dan juga tahalul atau memotong rambut. Sedangkan untuk rukun umrah adalah niat ihram, tawaf, sa’i dan tahalul.

Jika dilihat dari rukun – rukun tersebut sebenarnya yang membedakan hanya pada melakukan wuquf di Arafah, dimana pada ibadah umrah tidak dilakukan.

Perbedaan Haji dan Umrah Dari Segi Kewajiban

Ibadah haji serta umrah memang memiliki beerapa kewajiban yang harus dilakukan. Beberapa kewajiban yang ada di dalam ibadah haji sendiri adalah niat ihram dari miqat, kemudian batas area yang sudah ditentukan sesuai asal wilayah jamaah, lalu menginap di Muzdalifah, menginap di Mina, melakukan tawaf wada’ atau perpisahan dan juga melemar jumrah.

Sedangkan untuk umrah sendiri kewajiban yang harus dilakukan ada dua seperti ihram dari miqat dan juga menjauhi beberapa larangan ihram.

Untuk larangan ihram sendiri juga ada beberapa macamnya seperti tidak diperbolehkan mengenakan pakaian berjahit, tidak diperbolehkan menggunakan wangi – wangian, tidak boleh memetik tumbuhan di tanah haram dan yang lainnya.

Demikian informasi mengenai perbedaan haji dan umrah yang dapat diketahui. Dengan adanya informasi tersebut diharakan agar para masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah ataupun haji tidak lagi bingung dengan perbedaannya.

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124