aturan umrah 2020

Aturan Umrah 2020 Dilakukan Sangat Ketat dan Kenaikan Biaya Umrah

Aturan umrah 2020 semakin diperketat untuk mencegah penyebaran covid-19. Sehingga setiap jamaah yang menjalankan ibadah umrah harus memperhatikan dan mematuhi setiap aturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah Indonesia ataupun Arab Saudi.

Seperti yang sudah kita ketahui jika ibadah umrah sejak 1 November 2020 sampai hari ini sudah dibuka secara terbatas pada masa pandemi covid-19 ini. Selama masa uji coba pembukaan umrah kemarin, semua jamaah harus menjalani protokol kesehatan yang sangat ketat dengan tujuan mencegah penyebaran virus covid-19, begitupun para jamaah asal Indonesia.

Aturan Umrah 2020 Lebih Ketat

Firman M Nur selaku Ketua Umum AMPHURI meminta semua jamaah umrah dari Indonesia melakukan tes swab setelah tiba di tanah air. Menurutnya tes swabini digunakan sebagai tes diagnosa covid-19 secara akurat yang dibutuhkan untuk dapat menghindarkan penularan kepada keluarga masing – masing.

Dirinya mengatakan jika saat sampai di tanah air nantinya akan dilakukan tes swab lagi sebelum bertemu dengan keluarga masing – masing. Alasannya tentu saja agar dapat menjaga diri dan menjaga keluarga supaya tidak terjangkit virus covid-19. Jadi meskipun nantinya akan dibutuhkan biaya tambahan tetap dianjurkan untuk melakukan tes swab.

Firman juga menuturkan jika melakukan ibadah umrah saat masa pandemi memang membutuhkan biaya yang lebih, salah satunya untuk menjalankan serangkaian tes covid-29. Tetapi, untuk penambahan biaya tersebut lebih baik dibandingkan harus menyebarkan virus covid-19 ke orang lain.

Jadi, pada saat bertemu dengan keluarga masing – masing dari tanah suci diri sendiri juga sudah yakin dan tenang. Tidak perlu was – was lagi, sehingga sebaiknya melakukan swab agar lebih yakin.

Meskipun pandemi covid-19 sampai saat ini belum diketahui kapan akan berakhir, pelaksanaan ibadah umrah akan tetap baik jika para jamaah umrah menjalankan aturan protokol kesehatan secara ketat.

Pelaksanaan ibadah umrah dapat dilaksanakan secara baik. Namun tentu saja terdapat tambahan aturan seperti protokol dan yang lainnya. Hal tersebut menjadi salah satu bagian dari ketaatan untukmenjalankan ibadah di dalam masa sulit.

Kenaikan Biaya Semenjak Aturan Umrah 2020 Diterapkan

Sebelumnya, Firman juga mengungkapkan jika terjadi kenaikan biaya umrah sekitar 30% dari harga normal. Kenaikannya sendiri berkisar 5 sampai 6 juta rupiah. Sedangkan untuk paket bintang 5 harganya dapat mencapai Rp 35 juta.

Jika dievaluasi Kemenag, angka perbedaannya sendiri sekitar 30% dari harga normal. Sehingga jika kemarin Rp 25 juta saat ini dapat mencapai Rp 30 sampai 35 juta.

Oleh karena itu, mengatasi kenaikan biaya umrah sangat diperlukan beberapa langkah tepat agar dapat meringankan dana untuk umrah. Salah satu caranya adalah dengan menabung atau investasi. Cara ini dirasa cukup efektif untuk mengantisipasi kenaikan biaya umrah saat pandemi.

Misalnya saja Anda menabung atau berinvestasi 1 atau 2 tahun sebelum menjalankan ibadah umrah. Dengan demikian Anda bisa meringankan biaya untuk berangkat karena bisa juga dibilang dengan mencicil. Cara ini cukup rekomended untuk dicoba, terlebih bagi calon jamaah yang memang tak punya biaya melimpah.

Demikian beberapa hal yang perlu diketahui tentang ibadah umrah tahun 2020 saat masa pandemi. Memang aturan yang diberlakukan sangat ketat. Namun, aturan tersebut tetap perlu dan wajib untuk dilakukan. Tujuannya adalah agar dapat memutus penyebaran virus covid-19.

Jika para jamaah mempersiapkan semuanya dengan baik dan mengikuti rangkaian aturan umrah 2020 tentu saja kegiatan ibadah tersebut akan berjalan dengan lancar dan rantai penyebaran covid-19 juga dapat dicegah dengan baik.

Newsletter Updates

Enter your email address below to subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Physical Address

304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124