Travel Umroh Haji dan Pengertiannya

Travel Umroh Haji dan Pengertiannya

Icon March 31, 2017
Icon By wijaya
Icon 0 comments

Travel umroh haji  adalah salah satu paket perjalanan yang dilakukan dalam rangka menunaikan ibadah yang dilaksanakan oleh umat muslim di dunia. Haji sendiri merupakan rukun Islam atau tiang agama yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat, dan puasa. Ibadah haji ini biasanya sering disebut sebagai ibadah yang bersifat wajib, hanya jika seseorang sudah berada dalam keadaan yang mampu. Mampu di sini berarti mampu untuk memenuhi kebutuhannya selama haji, juga mampu untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau sanak keluarganya yang ditinggal pergi haji. Mampu juga berarti mampu untuk melaksanakan ibadah haji, karena jenis ibadah yang satu ini tergolong berat, sehingga akan membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan prima. Namun tidak hanya mampu, ibadah haji juga memerlukan kesiapan rohani atau mampu secara ilmu. Inilah yang menyebabkan seringnya umat muslim berkata belum siap atau belum merasa terpanggil untuk melakukan ibadah haji, meskipun berada dalam keadaan mampu.

Travel haji umrah sebenarnya dapat digolongkan menjadi dua jenis ibadah, yaitu ibadah haji, dan umrah. Ibadah haji dilakukan dengan berkunjung dan melaksanakan rangkaian kegiatan di Saudi Arabia, pada musim haji. Musim haji jatuh pada bulan Dzulhijah pada kalender penanggalan umat Islam, tepatnya dilakukan mulai dari Syawal hingga sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah. Inilah yang menjadi pembeda antara ibadah haji dan umrah, karena ibadah umrah dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa menunggu bulan haji tiba. Adapun tempat-tempat yang dikunjungi selama pergi melakukan ibadah haji dan umrah adalah Ka’bah, Arafah, Muzdalifah, Mas’a, dan Mina.

Awalnya ibadah ini telah dikenal sejak zaman Jahiliah, dengan beberapa kegiatan utama yang terus dijaga aktivitasnya agar tidak keluar dari tatanan syariat Islam atau syara’. Kini ibadah ini lebih dikenal dengan nama travel haji umrah. Kegiatan utama yang tetap dilaksanakan diantaranya adalah thawaf di Masjidil Haram, wukuf di Arafah, sa’i atau kegiatan lari kecil diantara bukit Shafa dan Marwah, dan melempar jumrah. Ka’bah sendiri berda di pusat Masjidil Haram. Tempat ini sekaligus menjadi pembuka dan penutup rangkaian ibadah haji dan umrah. Sedangkan Arafah, tempat dilaksanakannya wukuf sebenarnya adalah sebuah padang yang sangat luas yang hanya digunakan saat musim haji saja, sementara selain waktu tersebut, padang Arafah hampir tidak pernah digunakan untuk kegiatan lain. Selanjutnya kegiatan melempar jumrah, harus diawali dengan bermalam di Muzdalifah, untuk mengumpulkan bebatuan guna kegiatan lempar jumrah di Mina. Mina sendiri adalah tempat berdirinya tugu jumrah, yaitu simbol pengusiran setan dengan cara melempar bebatuan kecil ke arah tugu ini. Tugu di Mina ini terdiri dari tiga tugu, yaitu Jumrah aqabah, Jumrah Wustha, dan yang terakhir yaitu Jumrah Ula. Seluruh rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan melaksanakan thawaf wada’ atau thawaf perpisahan sebelum seluruh jamaah kembali ke negara asal masing-masing.

Ibadah umrah sebagai bagian dari travel haji umrah secara teknis syari’ah berarti hanya melakukan Thawaf di Ka’bah dan Sa’i saja, namun dengan tetap menggunakan pakaian ihram atau pakaian wajib ibadah haji. Karena itu ibadah umrah sering disebut sebagai haji kecil. Dengan begitu, tidak hanya perbedaan waktu untuk melakukan kedua jenis kegiatan, yaitu umrah dapat dilakukan sewaktu-waktu selain tanggal 8 hingga 12 Dzulhijah, namun juga ibadah umrah juga hanya dilakukan di dalam kota Makkah. Inilah yang menyebabkan ibadah umrah dapat dilakukan berulang kali, berbeda dengan ibadah haji yang jika mendaftar sekarang, baru dapat diberangkatkan antara 5 hingga 10 tahun mendatang karena terbatasnya kuota.

Description: Travel haji umrah adalah jenis ibadah yang dilakukan untuk memenuhi rukun Islam, yang wajib dilakukan jika telah mampu (mampu secara ekonomi, jasmani dan rohani serta keilmuan).

Leave a reply