Suntik Vaksin untuk Umroh dan Haji

Suntik Vaksin untuk Umroh dan Haji

Icon January 25, 2016
Icon By wijaya
Icon 0 comments

 

crowded

Selama hari ke10-15 dari 12 bulan di bulan Julhijah (Islam kalender), jutaan umat muslim melakukanibadah haji ke Mekah. Haji adalah salah satu ibadah tahunan terbesar di dunia,  yang berada di kota suci Mekah provinsi Arab Saudi.
Karena kalendar Islam 11 hari lebih pendek dari kalender masehi Gregorian

Hajj and Umrah

Umroh
Tidak seperti ibadah haji, umat muslim dapat melakukan ibadah umroh kapan saja sepanjang tahun. Ibadah ini sangat dianjurkan untuk umat muslim, tetapi tidak terlalu sepertiibadah haji

Ada dua jenis umroh :

  1. Umroh Tamatu. Umroh ini dilakukan berbarengan dengan ibadah haji.
  2. Umroh Mufradah. Umroh yang dilakukan tanpa berbarengan dengan ibadah haji atau diluar bulan haji.

 

Peraturan Kesehatan untuk Jamaah
Umroh jenis apapun yang akan kita lakukan, ada banyak peraturan kesehatan yang harus kita ikuti yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Arab Saudi. Jenis rekomndasi kesehatan untuk para jamaah ini tediri dari semua Vaksin yang diperlukan ketika kita akan memasuki sebuah negara.

Respitory Desease
Sejak wabah meredak pada tahun 2012, kementrian Kesehatan Arab Saudi telah mencoba meningkatkan kewaspadaan akan penyakit MERS.

Infeksi menyebar yang mengakibatkan demam, batuk dan nafas me jadi pendek. Jika anda mengalami gejala ini setelah berkunjung ke Arab Saudi, berkunjunglah ke rumah sakit secepat mungkin.

Untuk keamanan Anda sendiri, Kementrian Kesehatan Arab Saudi menganjurkan orang-orang yang dalam kondisi sebagai berikut untuk menunda pergi beribadah haji atau umroh :

  1. Orang yang mempunyai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, ginjal atau penyakit menular.
  2. Diabetes
  3. Orang yang mempunyai masalah kekebalan tubuh,
  4. Umur diatas 65 atau dibawah 12 tahun
  5. Wanita hamil

Jenis kedua ibadah tersebut di atas sangat mempengaruhi  terhadap kesehatan Anda, jadi ini sangat penting, kalau anda yakin tubuh dan kesehatan Anda dapat menerima vaksin sebelum berangkat. Jika Anda pergi pada tahu ini, Kementrian Kesehatan telah mengeluarkan sebuah daftar yang berisi tips dan petunjuk untuk para jamaah agar mengikuti pedoman tersebut agar terhindar dari infeksi nafas. Jika Anda akan bersin atau batuk, atau orang yang berada disekitar Anda, maka ini akan menjadi hal yang sangat penting. Gunakan tissue jika Anda sedang membutuhkannya, pastikan Anda membuangnya dengan benar sehingga bakteri atau virus tidak menyebar.

Berusaha untuk tidak menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan telanjang, hal ini mempermudah infeksi untuk menyebar ke badan Anda. Jangan terlalu dekat dengan orang yang sedang mengalami tanda-tanda infeksi. Bagaimanapun juga, semanis apapun mereka jangan mencoba berhubungan lansung dengan binatang, dan selalu mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan mereka. Selalu menjaga dan waspada terhadap apapun yang Anda makan dan minum selama melakukan ibadah ini. : hindari jenis makanan apapun yang dibuat dengan tidak higienis dan yakin jenis makanan yang dimasak dalam kondisi panas sebelum Anda memakannya khususnya jika makanan yang kita pesan terdapat daging. Cuci semua jenis buah dan sayur dengan sir bersih sebelum memakannya, dan hindari segala jenis susu yang tidak dipasteurasi seperti susu unta

Vaksinasi
Ada sejumlah vaksin yang berbeda yang dapat Anda butuhkan sebelum pergi ke Saudi Arabia. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk jenis vaksin apa saja yang dibutuhkan. Siapaun yang berusia diatas 2 tahun yang akan pergi ibadah Umroh atau Haji , maka harus suntik Meningitis atau yang akan bekerja pada wilayah saat ibadah haji harus membawa sertifikat bukti telah suntik meningitis. Anda harus menyertakan sertifikat tersebut yang telah dikeluarkan tidak lebih dari 3 tahun lalu atau tidak kurang dari 10 hari sebelum pergi.

Bagi jamaah yang datang dari luar Indonesia, ada beberapa jenis vaksin yang dipelu ditambahkan .

  • Bagi jamaah yang datang dari sebuah negara yang terdaftar di WHO yang diketahui mengidap penyakit demam kuning, harus menyertakan buku bebas Demam kuning sewaktu mendaftarkan visa
  • Kalau datang dari negara yang mempunyai masalah dengan penyakit Polio, Anda harus membawa obat polio. Hal ini berlaku bagi semua orang baik muda dan tua
Vaccination protection influenza
Vaccination protection influenza

Suatu kesempatan yang bagus pula jika Anda terproteksi dari penyakit Measles, Flu dan Rubella. Semua penyakit ini sangat mudah dicegah dengan pemberian vaksin yang tepat. Disarankan untuk menambahkan vaksin Flu selain suntik meningitis jika Anda akan pergi Umroh atau Haji, khususnya bagi jamaah yang berusia diatas 65 tahun, yang mempunyai masalah jantung, diabetes atau yang sedang dalam masa pengobatan. Karena sedang ada kasus Rubella dan Measless akhir akhir ini, Anda harus ekstra hati-hati dan yakin telah kebal terhadap penyakit tersebut diatas.
Malaria
nyamuk-malariaAda resiko penyakit Malaria bagi jamaah yang berpergian ke wilayah sekitar Selatan Barat Arab Saudi. Biasanya penyakit ini memuncak pada musim dingin antara bulan September dan Januari, Terapi kasus ini jarang terjadi di daerah dataran tinggi seperti Mekah, Medinah, Jeddah dan Taif. Sayangnya, meskipun jarang terjadi kasus ini di kota tersebut, kita harus tetap waspada. Selama 6 jam perjalanan, Anda akan melewati daerah tersebut. Jika Anda melewati pada siang hari dengan bus atau mobil menggunakan AC , maka kecil kemungkinan Anda akan kena penyakit tersebut.

Diare.
diareSayangnya, diare adalah penyakit umum yang dialami oleh para pelancong. Dan semua pelancong pada saat Haji akan dalam keadaan yang beresiko tinggi. Kondisi ini akan sangat mungkin terjadi bila makanan yang disajikan telah terkontaminasi atau dalam kondisi tidak bersih. Walaupun Anda dalam kondisi keuangan yang ketat, hindari apapun yang kelihatan beresiko tinggi: produk yang tidak dipanaskan, buah dan sayur belum dicuci, dan yakin air yang Anda minum adalah bersih dan air matang. Jika Anda berpergian anak kecil, orang usia lanjut atau orang yang sedang masa pengobatan, maka mereka akan mudah dehidrasi dan mudah terkena diare

 
Resiko Kesehatan yang berhubungan dengan panas
Mungkin Anda tidak akan terkejut kalau dimusim dingin Saudi Arabia akan sangat…. Sangat panas. Pada bulan yang paling dingin, temperature pada umumnya mencapai 30 derajat C sehingga menjadi hangat suasananya, semua jamaah beresiko akan penyakit yang berhubungan dengan panas seperti stroke matahari, kulit melepuh, dehidrasi, kepanasan atau kehausan.

Berikut adalah tips dari kami agar tetap sehat bahkan cuaca panas extrim selama ibadah haji atau umroh :

  • Beristirahatlah ketika anda bisa. Berusahalah untuk mengambil tempat yang teduh. Akhir-akhir ini pemerintah Arab Saudi telah sangat berusaha untuk membuat tempat tempat yang teduh bagi para tamu Allah, tetapi untuk berjaga jaga bila tidak menemukan tempat yang teduh, kenapa Anda tidak membuatnya dengan memakai payung ?
  • Pemerintah Saudi juga telah membuat tempat lempar jumroh dari beberapa titik antara pagi hai dan sore hari. Jadi jika Anda benar-benar menderita karena panas yang menyengat, cobalah untuk melakukannya sebanyak mungkin pada pagi buta atau pada larut malam.
  • Gunakan tabir surya seharian penuh dan banyak minum air.
  • Karena anda akan banyak berjalan kaki, dan seringkali melewati padang pasir yang panas, anda harus membawa sendal yang kuat atau sepatu yang berkualitas bagus. Ini khusus diutamakan untuk bagi yang menderita diabetes. Simpan sepatu atau sendal Anda kedalam tas kecil ketika melpaskannya untuk sholat.

Cuaca di Arab Saudi sebagian besar sangat panas sepanjang tahun, tetapi dapat juga menjadi dingin pada malam hari selama bulan musim dingin, jadi pastikanlah Anda membawa baju yang sesuai.

Blood Borne Viruses
Untuk jamaah laki-laki, salah satu resiko kesehatan terbesar adalah Tahalul, ibadah yang muncukur rambut pasa saat akhir ibadah haji. Pergilah ke tukang cukur yang resmi dan abaikan tukang cukur yang tidak resmi yang banyak berada dipinggir jalan. Pisau cukur yang tidak steril dan dipakai ramai-ramai dapat menularkan penyakit infeksi darah seperti Hepatitis B, C dan HIV. Jika Anda tidak dapat mencukur dengan pisau Anda sendiri, hanya pergunakan tukang cukur yang berlisensiyang telah diujikan untuk infeksi tersebut di atas dan telah ditetapkan oleh hukum untuk menggunakan satu pisau hanya untuk satu orang

Kecelakaan
Karena haji merupakan salah satu ritual ibadah yang terbesar dan tersibuk di dunia,  hal yang bukan mengagetkan Lagi bahwa kecelakaan sering kali terjadi. Ini sangat penting sekali kalau Anda selalu mengikuti perkembangan dan memilih perusahaan travel umroh haji yang melengkapi jamaahnya dengan asuransi kesehatan yang baikmsebelum Anda berangkat.

Sejak tahun 2006, yang dimana lebih dari 365 jamaah meninggal secara tragis, pemerintahmArab Saudi telah bekerja keras untuk meningkatkan bangunan di Jamarat dan jembatan di sekitarnya. Berusahalah untuk menghindari kerumunan yang padat dan berhati-hati menyebrang jalan raya yang padat selama musim haji.

Kecelakaan kecil umum terjadi kepada para jamaah pada kaki atau betis mereka setelah berjalan kaki yang begitu lama dan panjang, jadi Anda harus membawa alas kaki yang dapat membantu Anda selama perjalanan. Jika Anda mempunyai sakit diabetes maka Anda butuh perawatan khusus selama berjalan dan menggunakan alas kaki dan kaos kaki yang sesuai. Jika Anda sakit karena berjalan tersebut dan Anda diperiksa memderita diabetes, maka berobatlah ke dokter professional secepat mungkin.

Leave a reply