Perbedaan Haji Umroh Plus Dengan Yang Reguler

Perbedaan Haji Umroh Plus Dengan Yang Reguler

Icon November 5, 2016
Icon By wijaya
Icon 0 comments

haji-umrohUntuk seluruh umat Muslim di Indonesia, naik haji adalah suatu yang selalu dinanti. Umat Muslim akan merasa bahagia dan juga lega karena telah menunaikan ibadah haji. Namun tidak semua umat Muslim bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa menunaikan ibadah haji karena adanya beberapa alasan. Seperti misalnya tidak adanya biaya karena untuk naik haji umroh plus sangatlah mahal. Selain itu juga bisa dikarenakan kesehatan yang tidak mendukung. Namun tidak selalu orang yang memiliki harta yang banyak yang bisa naik haji. Tapi tidak menentukan juga bahwa orang yang tidak mampu tidak harus menunaikan ibadah haji atau umroh. Sejatinya seorang Muslim yang baik adalah menyiapkan segala hal baik secara finansial maupun mental untuk bisa memenuhi rukun islam yang kelima.

Namun ada pilihan lainnya selain paket haji umroh plus yang biayanya juga lebih sedikit daripada paket haji umroh plus. Yaitu paket reguler. Ada beberapa perbedaan antara keduanya dari berbagai sisi. Untuk sisi biaya, biaya haji umroh reguler lebih murah dibandingkan dengan harga haji dan umroh plus. Harga dari haji dan umroh plus bisa dua kali lipat dari yang paket reguler. Tercatat untuk harga haji reguler sekitar $4500 hingga $4700. Sedangkan untuk yang plus sekitar $8000 hingga $9500. Harga ini bisa jadi bertambah tergantung dari biro penyelenggaranya. Lalu untuk yang umroh reguler sekitar $1850 hingga $2400. Dan yang plus sekitar $ 2100 hingga $2700. Harga tersebut juga menyesuaikan dari biro penyelenggaranya dan waktu keberangkatannya.

Sedangkan jika dibandingkan dengan masa tunggu pemberangkatan, haji umroh plus tentunya lebih cepat ketimbang yang haji umroh reguler. Di beberapa daerah, calon jamaah haji atau umroh plus yang mendaftar di tahun 2012 maka bisa berangkat di tahun 2013. Atau setidaknya paling lama di tahun 2014. Sedangkan untuk yang reguler, berbeda di setiap daerah. Tergantung dari jumlah pendaftar dan juga peminatnya dari daerah tersebut. Ada yang membutuhkan 4 tahun untuk bisa berangkat bahkan ada yang menunggu hingga 10 tahun lamanya. Setelah calon jamaah haji umroh plus mendaftar dengan menyetor uang sekitar 40 juta untuk yang plus dan 25 juta untuk yang reguler, maka calon jamaah akan mendapatkan nomor urut porsi. Nomor urut porsi adalah nomor urut yang telah terdaftar di dokumen haji.

Umroh plus bisa berangkat jika sudah memenuhi kuota 15 orang. Sedangkan yang reguler harus memenuhi kuota hingga 25 orang baru bisa berangkat umroh. Perbedaan lainnya dari haji umroh plus dengan yang reguler adalah pada lamanya berada di tanah suci. Haji plus yang untul Non Arbain berada di tanah suci sekitar 19 hari, sedangkan untuk yang Arbain di Madina sekitar 26 hingga 30 hari. Lalu untuk haji reguler sekitar 40 hari, di Mekkah selama sekitar 20 hari, DI Arofa-Mina sekitar 4 hari, dan di Madinah sekitar 6 hari.

Sedangkan untuk di sisi akomodasi dan juga konsumsi, jamaah haji umroh plus sudah ditanggung oleh pihak penyelenggara selama berada di Mekkah. Para jamaah haji dan umroh plus akan mendapatkan makan dan juga minum yang sudah disediakan oleh pihak hotel, sehingga para jamaah tidak perlu bingung untuk memikirkan konsumsi selama berada di Mekkah. Sedangkan untuk jamaah haji dan umroh reguler, selama berada di Mekkah mereka mengusahakan sendiri makan dan minuman untuk sehari-hari selama berada di sana. Namun para jamaah haji dan umroh reguler bisa memasak sendiri makanannya atau membeli di rumah makan, atau bisa juga dengan katering. Akomodasi untuk jamaah haji reguler adalah selama 6 hari berada di Madinah, kebutuhan konsumsi ditanggung oleh hotel. Di Armina juga ditanggung oleh maktab. Dan di Mekkah sendiri selama 20 hari ditanggung oleh jamaah sendiri.

Lalu perbedaan selanjutnya adalah pada penginapan. Untuk jamaah haji umroh plus, penginapan berada di sekitar Masjidil Haram yang letaknya cukup dekat. Sehingga para jamaah bisa beribadah dengan maksimal. Sedangkan untuk yang reguler, tempat penginapannya bisa bervariasi selama di Mekkah. Tetapi sekarang pemerintah sudah menjamin untuk menempatkan para jamaah haji di pemondokan yang jaraknya lebih dekat lagi dengan Masjidil Haram, yaitu sekitar 4 km jaraknya. Pemerintah juga menetapkan untuk pemondokan tersebut secara undian atau Qur’an. Untuk jamaah umroh plus, hotel penginapannya bintang 5, sedangkan yang reguler hotelnya bintang 3-4. Sedangkan untuk bimbingan selama berada di Tanah Suci, yang paket plus lebih lengkap dibandingkan dengan paket reguler.

Description: Haji umroh plus dan yang reguler memiliki perbedaan baik dari harga, akomodasi, penginapan, konsumsi, dan juga bimbingan. Paket plus lebih lengkap dan mudah dibandingkan dengan yang reguler.

Leave a reply